Tuesday, May 11, 2010

Translate, Terjemahkan word, excel, power point dengan DocTranslator

Terjemahkan word, excel, power point
dengan DocTranslator


Mungkin semua sudah tahu dengan salah satu layanan google yang mampu menterjemahkan tidak hanya kalimat atau website, tetapi juga dokumen (office) kita.
Kita bisa mengupload melalui google translate, tetapi kadang hasilnya mempunyai format (layout) yang beerbeda jauh dengan aslinya.


Salah satu layanan baru yang bisa menterjemahkan dokumen ( word, excel, power point) dengan tetap mempertahankan tamplan (susunan) adalah menggunakan DocTranslator.

Mungkin sebagian kita juga sudah menggunakan Google Translator toolkit, tetapi hasilnya masih kurang memuaskan. Atau juga menggunakan fitur di Google Docs yang sedikit lebih baik, tetapi dokumen di ubah dulu ke HTML sehingga format atau tampilan aslinya sering berubah.

DocTranslator merupakan sebuah website yang memberikan layanan terjemahan dokumen office gratis, mencakup : word, excel, power point dan text files, menggunakan teknologi Google Translate. Layanan yang diberikan mempunyai berbagai fitur, antara lain :

  • Mempertahankan layout dokumen aslinya (misal font, tabel, kolom, spasi dan lainnya)
  • Mendukung terjemah dokumen lebih dari 50 bahasa (dari dan ke)
  • Terjemahan menggunakan teknologi Google Translate
  • Tidak ada batasan ukuran file yang diterjemahkan
  • Gratis
  • Cepat
  • Tidak perlu installasi software/program ( kecuali plugins/aplikasi java runtime environment)
  • Tidak perlu registrasi serta alamat email
  • Dokumen dan isinya tetap terjaga privasinya

Untuk bisa menterjemahkan dengan doctranslator selain harus mempunyai koneksi internet, diperlukan Java Runtime Environment (JRE) terinstall di komputer, karena proses upload dan download menggunakan java applet. Jika java tidak terinstal, firefox biasanya akan menampilkan pesan untuk download plugins terlebih dahulu. Atau bisa terlebih dahulu download JRE

Untuk memanfaatkan layanan ini atau untuk menterjemahkan dokumen kita, buka website DocTranslator , kemudian klik tombol dibawah Start Document Translator, selanjutnya akan di download java applet ( aplikasi java yang berjalan di web browser) dan tunggu sampai selesai. Sebelum aktif, Java applet ini perlu ijin kita untuk berjalan, sehingga akan muncul tampilan apakah kita akan mengijinkan aplikasi ini berjalan. Selanjutnya, setelah kita ijinkan kita bisa memulai menterjemahkan dokumen.

Pilih salah satu dokumen yang akan di terjemahkan, baik dari word ( doc, docx, xml), Excel (xls, xlsx), powerpoint (ppt,pptx) atau dari file lainnya. Klik saja salah satu, untuk mulai upload dokumen kita. Selanjutnya kita memilih bahasa dokumen kita dan hasil terjemahan yang kita inginkan, tinggal klik tanda panah untuk mulai menterjemahkan.

Setelah selesai, maka akan muncul tampilan download dokumen kita yang sudah diterjemahkan dalam format yang tetap mempertahankan aslinya. Meski kadang ada beberapa format yang berubah, terutama jika formatnya cukup kompleks.

Sumber : - ebsoft.web.id

- Google Operating System




Friday, May 7, 2010

Brokoli Cegah dan Obati Kanker Payudara

Brokoli Cegah dan Obati Kanker

Payudara

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: Dailymail)

Michigan, Berbagai cara ditempuh untuk dapat mencegah dan mengobati salah satu penyakit yang paling ditakuti wanita yaitu kanker payudara. Anda mungkin bisa menambahkan brokoli sebagai menu harian, karena brokoli efektif cegah dan obati kanker.


Sebuah penelitian menemukan bahwa sayur hijau ini bisa menjadi kunci dalam mencegah dan bahkan mengobati kanker payudara.

Para ilmuwan menemukan senyawa kimia dalam brokoli yang dapat membunuh sel-sel bahan bakar pertumbuhan tumor. Brokoli mengandung banyak sulforaphane yang dapat membunuh sel kanker dan mencegah penyakit ganas ini berkembang atau menyebar.

"Sulforaphane telah dipelajari sebelumnya, namun penelitian ini menunjukkan bahwa sulforaphane bermanfaat dalam menghambat sel induk kanker," ujar Professor Duxin Sun, penulis studi dari Universitas Michigan Comprehensive Cancer Centre, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (7/5/2010).

Menurut Prof Sun, ini merupakan pengetahuan baru yang menunjukkan potensi sulforaphane atau ekstrak brokoli untuk mencegah dan mengobati kanker dengan menargetkan sel-sel induk kanker kritis.

Sebuah laporan mengenai temuan ini diterbitkan dalam jurnal Cancer Clinical Research. Para ahli percaya bahwa menghilangkan sel induk kanker sangat penting untuk dapat mengendalikan pertumbuhan tumor ganas ini.

Para peneliti awalnya menguji senyawa kimia ini pada tikus, kemudian diuji dengan kultur sel kompleks kanker payudara pada manusia di laboratorium. Mereka menemukan hasil yang sama.

Hasilnya menunjukkan penurunan populasi sel induk kanker setelah perlakuan dengan sulforaphane, dengan efek kecil pada sel-sel normal. Selain itu, sel kanker yang diperlakukan dengan bahan kimia itu tidak dapat menghasilkan tumor baru.

Karena pekerjaan mereka belum diuji pada pasien, mereka menyarankan orang-orang menambahkan suplemen sulforaphane pada menu harian mereka, untuk mengantisipasi mencegah atau mengobati kanker.

Rasa pahit yang khas dari brokoli, membuatnya banyak tidak disukai orang, termasuk mantan presiden Amerika Serikat George W. Bush. Tapi efek kesehatannya secara luas telah diakui, yang menunjukkan bahwa zat kimia dalam sayuran ini meningkatkan perbaikan DNA dalam sel.

Bukti lain menunjukkan bahwa brokoli dapat menjaga arteri tetap sehat dan dapat membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh diabetes pada pembuluh darah jantung.

Hal ini karena brokoli tinggi kandungan vitamin C dan serat, dan satu tangkai saja dapat menyediakan hampir dua kali lipat asupan vitamin K harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa.



Apa Itu Kematian Mudigah?

Apa Itu Kematian Mudigah?

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: all4women)

Jakarta, Masalah sering timbul pada calon ibu. Masalah yang timbul kadangkala tidak dapat dihindari. Salah satunya adalah kematian mudigah yang bisa menimpa ibu hamil.


Intinya kematian mudigah adalah kematin calon janin di dalam kandungan, sehingga perlu dilakukan operasi kuret. Kematian janin ini diduga karena adanya masalah kelainan kromosom.

"Kematian mudigah terjadi jika sudah ada struktur janinnya tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan dari janin tersebut," ujar dr Kanadi Sumapraja, SpOG, MSc, saat dihubungi detikHealth, Jumat (7/5/2010).

dr Kanadi menuturkan penyebab dari kematian mudigah ini bisa disebabkan dari dua sisi yaitu dari sisi janin atau ibunya. Pada janin misalnya ada kelainan berat yang terjadi sehingga tidak memungkinkan bagi janin untuk terus tumbuh, misalnya kelainan kromosom yang berat.

Kelainan kromosom yang terjadi pada janin belum tentu disebabkan oleh adanya kelainan kromosom dari ayah dan ibunya. Karena sebagian besar kelainan kromosom pada janin tidak berkorelasi dengan orangtuanya. Diperkirakan hanya sekitar 3-5 persen kelainan kromosom pada janin yang berhubungan dengan kelainan kromosom orangtuanya.

Sedangkan dari sisi ibunya kemungkinan penyebab kematian mudigah ini karena tubuh ibu yang tidak bisa mendukung kehamilan sehingga memungkinkan janin yang dikandung mengalami kekurangan darah atau oksigen.

"Masalah kehamilan ini sulit dideteksi karena tidak ada gejala klinis, kecuali keluar darah saat masih hamil muda. Cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah melalui pemeriksaan USG," ujar dokter yang berpraktek di Klinik Yasmin Kencana RSCM ini.

Jika diketahui bahwa janin yang dikandungnya sudah tidak tumbuh lagi, maka perawatan yang dilakukan adalah mengeluarkan janin tersebut dengan cara dikuret atau melalui obat.

"Terkadang ada juga yang menggunakan obat tertentu dan di bawah pengawasan dokter. Obat ini akan merangsang ibu untuk mulas dan janin yang meninggal akan keluar dengan sendirinya. Setelah itu ibu harus melakukan pemeriksaan kembali untuk mengetahui apakah sudah bersih atau belum," tambahnya.

Hingga kini belum ada cara untuk mencegah terjadinya kematian mudigah, tapi jika hal ini terjadi berulang-ulang sebaiknya ibu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apa penyebab dari masalah kehamilan tersebut.

Jika penyebabnya sudah dapat diketahui, maka dokter bisa melakukan antisipasi untuk mencegah terjadinya kembali kematian mudigah dengan cara memperbaiki atau mengobati penyebab dari kondisi tersebut.



10 Tempat Terbaik dan Terburuk untuk Menjadi Ibu

10 Tempat Terbaik dan Terburuk

untuk Menjadi Ibu

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: sheknows)

Jakarta, Menjadi seorang ibu adalah salah satu momen bahagia bagi wanita, apalagi jika bisa berada di tempat-tempat terbaik untuk menjadi ibu. Tempat mana saja yang terbaik dan terburuk untuk menjadi ibu?


Save the Children Mother melakukan survei dan membandingkan 160 negara di dunia untuk mencari negara mana saja yang dapat peringkat negara terbaik dan terburuk bagi ibu dan anak.

Peringkat tersebut didasarkan pada kesehatan, pendidikan, dan status ekonomi ibu dan anaknya.

Seperti dilansir dari WebMD, Jumat (7/5/2010), berikut 10 negara terbaik untuk menjadi seorang ibu:

  1. Norwegia
  2. Australia
  3. Islandia
  4. Swedia
  5. Denmark
  6. Selandia Baru
  7. Finlandia
  8. Belanda
  9. Belgia
  10. Jerman

Sedangkan 10 negara terburuk untuk menjadi ibu:
  1. Equatorial Guinea
  2. Eritrea
  3. Sudan
  4. Mali
  5. Republik Demokrasi Kongo
  6. Yaman
  7. Guinea-Bissau
  8. Chad
  9. Niger
  10. Afganistan

Mengapa banyak negara di Afrika juga Afganistan menjadi tempat terburuk untuk menjadi ibu? Di Afganistan dan juga negara-negara di Afrika, hanya 15 persen kelahiran yang dibantu oleh tenaga kesehatan, dan satu dari delapan wanita meninggal karena kehamilan atau kelahiran yang terkait dengan masalah anak.

Menurut survei, Amerika Serikat hanya ada di peringkat 28. Angka kematian ibu di Amerika Serikat adalah 1 dari 4.800, serta negara kurang memberi kebijakan bersalin yang bertanggung jawab bagi masyarakat kelas bawah.

Wanita di Amerika Serikat lima kali lebih mungkin meninggal karena penyebab yang berkaitan dengan kehamilan ketimbang wanita-wanita di Bosnia, Herzegovina, Yunani, atau Italia. Dan 10 kali lebih besar dari wanita di Irlandia.

Amerika Serikat juga dinilai tinggi pada angka kematian anak di bawah usia 5 tahun. Tercatat 8 dari 1.000 anak meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun.

"Sementara situasi di Amerika Serikat perlu diperbaiki, ibu-ibu di negara berkembang justru sedang menghadapi risiko yang jauh lebih besar untuk kesehatannya juga anaknya," ujar Mary Beth Powers, kepala Save the Children's Newborn and Child Survival Campaign.

Menurut Beth Powers, kurangnya tenaga pembantu persalinan dan tantangan dalam mengakses alat KB, menyebabkan wanita di negara-negara berkembang menghadapi banyak kehamilan dan kelahiran yang lebih berisiko dan menyebabkan kematian ibu dan anak.

Nah, bagaimana dengan Indonesia?



Belajar Sambil Tidur Meningkatkan Daya Ingat

Belajar Sambil Tidur Meningkatkan

Daya Ingat

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Bantal Sound Asleep (devicedaily)

Chicago, Siswa yang malas mungkin sekarang punya banyak alasan untuk dapat tidur lama. Studi terbaru menemukan mendengarkan suara-suara tertentu seperti bahan kuliah saat tidur dapat meningkatkan daya ingat.


Bahkan, untuk memanfaatkan hasil temuan ini, sekarang telah diproduksi bantal yang dilengkapi dengan speaker sehingga orang bisa tidur sambil mendengarkan musik atau bahan kuliah.

Hasil studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Science ini, menyimpulkan bahwa memori yang dikonsolidasikan pada saat tidur dapat mempengaruhi daya ingat sehingga orang dapat menghapal lebih kuat.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan di Northwestern University di Chicago ini, meneliti sekelompok siswa untuk melihat 50 objek yang semuanya dipasangkan dengan lokasi tertentu di layar komputer.

Peneliti kemudian meminta partisipan untuk berbaring. Ketika partisipan tidur, suara-suara yang merupakan setengah dari objek yang digunakan itu diperdengarkan.

Pada saat diuji, siswa-siswa tersebut ternyata lebih mampu menempatkan objek-objek yang mereka dengar selama tidur ketimbang objek-objek yang mereka lihat saat terjaga.

"Siswa dapat belajar sambil beristirahat," ujar Jamie Moryoussef, direktur manager Sound Asleep yang memproduksi bantal speaker baru seharga sekitar 270 ribu rupiah, seperti dilansir dari Telegraph, Jumat (7/5/2010).

Orang pertama yang meningkatkan teori belajar saat tidur adalah Aldous Huxley, seorang penulis yang menyebut teori ini sebagai 'hypnopaedia' dalam novelnya Brave New World.

Teori ini memang jauh dari yang diakui secara universal. Karena para kritikus mengatakan bahwa suara yang diperdengarkan pada malam hari akan mencegah orang tidur nyenyak, padahal tidur nyenyak dapat membantu otak menyimpan informasi lebih efisien.

Sedangkan studi lain menemukan bahwa arus listrik yang melalui otak saat tidur dapat pula meningkatkan daya ingat.

Beberapa psikiater percaya bahwa orang dapat memanipulasi otak mereka dengan proses 'mimpi yang jelas', yang memungkinkan orang tidur untuk mengulang kegiatan dengan manfaat yang tidak berubah pada saat mereka bangun.



Search !!!

-- Silakan Masukan Kata --

Rubah Bahasa

English French German Spain Italian

Dutch Portuguese Japanese Arabic Chinese Simplified

Adsense

Komentar Terbaru!