Wednesday, July 28, 2010

4 Situs 'Pengganti' Photoshop

4 Situs 'Pengganti' Photoshop

Wicak Hidayat - detikinet

Screenshot situs Pixlr (wsh/inet)

Jakarta - Untuk keperluan olah gambar, tak selalu harus menggunakan piranti lunak ala Photoshop. Berikut adalah 4 situs web yang bisa digunakan sebagai 'pengganti' Photoshop.

Aplikasi Photoshop dar Adobe sudah jadi sinonim dengan kegiatan mengolah gambar. Saking identiknya, sebuah gambar yang dimanipulasi secara digital kerap disebut 'photoshopped' alias 'sudah di-photoshop'.

Photoshop mungkin piranti lunak yang paling kaya kemampuan dalam hal ini. Namun, sesungguhnya, Photoshop bukan satu-satunya piranti lunak yang bisa digunakan untuk mengolah gambar.

Sekadar menyebut saja, ada piranti lunak alternatif seperti TheGimp alias GNU Image Manipulation Program. Piranti lunak Open Source ini juga punya kemampuan yang cukup lengkap.

Ada juga piranti lunak bernama Paint .NET yang awalnya dikembangkan sebagai alternatif terhadap Microsoft Paint atau Paintbrush. Paint .NET belakangan mewujud sebagai piranti lunak yang cukup handal.

Berkat perkembangan teknologi web, situs web pun bisa digunakan untuk mengolah gambar. Hanya berbekal browser dan koneksi internet, kegiatan 'photoshopping' pun bisa berlangsung.

Berikut adalah 4 situs alternatif yang bisa digunakan untuk utak-atik gambar di internet:

Pixlr

Sudah meraih popularitas sejak 2008, Pixlr hingga kini masih jadi situs olah gambar yang paling handal di internet. Hal yang paling menyodok mata adalah tampilannya yang mirip Photoshop.

Pixlr seakan-akan software Photoshop versi lawas yang bisa diakses lewat browser. Fitur yang paling menarik dari aplikasi web ini adalah adanya dukungan pada Layer.

Situs ini layak jadi pilihan utama bagi mereka yang membutuhkan olah gambar online. Selain gambar dari hardisk, Pixlr bisa menarik gambar dari alamat web.

Akses di Pixlr.com: http://www.pixlr.com

Photoshop.com

Tak adil rasanya memajang situs web alternatif Photoshop tanpa menyebut fakta Photoshop memiliki situs bernama Photoshop.com.

Di situs itu pengguna bisa mengunggah dan mengelola koleksi foto dan gambarnya. Selain itu, tentunya ada kemampuan menyunting.

Fiturnya memang minim dan lebih berguna untuk melakukan modifikasi sederhana pada gambar seperti mengatur warna dan memberi efek tertentu. Ada juga kemampuan menambahkan dekorasi ala kartun pada gambar.

Untuk bisa menggunakan fitur di situsnya, pengguna harus terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota. Selain keanggotaan, hambatan lainnya adalah menu ke penyuntingan foto tidak langsung bisa diakses dari halaman depan situs.

Akses di Photoshop.com bagian Online Tools: https://www.photoshop.com/tools/ria?wf=organize

Phixr

Kemampuannya mungkin tak seperti Pixlr, namun Phixr bisa jadi alternatif yang cukup enak untuk pengolahan gambar sederhana di web. Phixr memang lebih bersifat santai dan senang-senang dibandingkan Pixlr yang lebih terkesan serius.

Kebanyakan operasi yang dilakukan di Phixr menuntut pengguna untuk terlebih dahulu memilih area yang jadi sasaran, baru kemudian memilih efek yang diinginkan.

Satu hal yang menarik, pengguna bisa menyedot gambar dari akun Facebook-nya untuk diolah di Phixr. Selain itu ada juga pilihan akses ke layanan penyimpanan gambar lain, mulai dari Flick hingga PhotoBucket.

Akses di Phixr.com: http://www.phixr.com

DrPic

Satu lagi pengolah gambar yang bisa jadi pilihan adalah DrPic. Kesederhanaan DrPic mungkin bisa jadi faktor yang cukup unggul bagi layanan ini karena itu membuatnya relatif lebih cepat diakses.

Fitur yang cukup menarik adalah efek seperti Raised Frame atau Polaroid yang bisa secara otomatis mengolah sebuah gambar menjadi bentuk yang lebih manis untuk dipajang di web.

DrPic mengutamakan dirinya sebagai sebuah layanan untuk mengunggah foto dan penyimpanan hasil olahannya. Tak heran karena, pihak yang sama dengan pembuat DrPic juga menyediakan layanan pengubah ukuran foto sekaligus banyak (batch resize) dan hosting gambar.

Akses di DrPic.com: http://www.drpic.com/

Catatan:

Kinerja setiap aplikasi web itu akan berbeda-beda tergantung dari:


  1. Kemampuan komputer yang digunakan, karena aplikasi tertentu akan tetap memakai sumber daya seperti memori dan prosesor
  2. Kualitas koneksi internet yang digunakan, karena akan sering terjadi transfer data bolak-balik antara server aplikasi web dan komputer pengguna



No comments:

Post a Comment

Anda punya tanggapan mengenai artikel ini?
Silakan isi komentar untuk berbagi ilmu disini :

Search !!!

-- Silakan Masukan Kata --

Rubah Bahasa

English French German Spain Italian

Dutch Portuguese Japanese Arabic Chinese Simplified

Adsense

Blog Archive

Komentar Terbaru!